Rabu, 06 Februari 2019

BLOG SAINS

STRUKTUR JARINGAN PADA TUMBUHAN



Hasil gambar untuk jaringan tumbuhan
Add caption




Berdasarkan kemampuan membelahnya, jaringan tumbuhan dikelompokkan menjadi dua yaitu, jaringan meristem dan jaringan permanen.

1.      Jaringan Meristem (Embrional)
·  Jaringan meristem adalah jaringan yang masih aktif membelah dan belum mengalami diferensiasi.
·        Ciri-ciri jaringan meristem:
a)     Selnya berbentuk prismatis, kubus atau membulat.
b)    Tesusun dari sel-sel yang aktif membelah.
c)   Antara sel satu dengan sel lainnya tidak terdapat ruang atau rongga, sehingga struktur jaringanya menjadi padat.
d)   Pada sel terdapat protoplasma dalam jumlah yang banyak. Protoplasma ini merupakan bagian hidup dari sebuah sel yang dikelilingi oleh membran plasma. Yang terdiri dari campuran molekul kecil seperti ion, asam amino, monosakarida dan air, dan makromolekul seperti asam nukleat, protein, lipid dan polisakarida.
e)   Sel mudanya masih belum berdiferensiasi, sehingga dapat tumbuh menjadi jaringan apa saja.
f)     Tiap sel memiliki satu atau dua inti sel yang berukuran besar.
g) Bagian dalam selnya tidak memiliki kandungan zat makanan hal ini disebabkan karena Plastida dalam jaringan meristem belum matang. Plastida adalah organel yang dinamis dan mampu membelah serta memiliki kegunaan sebagai tempat pembuatan atau penyimpanan suatu senyawa kimia penting.
h)   Vakuola pada sel berukuran kecil atau bahkan tidak ada sama sekali. Vakuola adalah organel dalam sel. Vakuola berisi cairan yang banyak mengandung molekul organik.
·        Jenis jaringan meristem berdasarkan asal terbentuknya yaitu,


1)     Jaringan meristem primer
Adalah jaringan yang terbentuk dari sel embrional dan terdapat pada bagian ujung batang tumbuhan. Pembelahan sel yang terjadi pada jaringan meristem primer adalah terjadinya pertumbuhan primer pada tumbuhan. Pertumbuhan primer meliputi akar yang semakin panjang, dan batang yang semakin tinggi.
2)     Jaringan meristem sekunder
Adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa, yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatan jaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh pertumbuhan. Jaringan meristem sekunder berasal dari jaringan permanen yang telah mengalami deferensiasi.
·        Fungsi jaringan meristem adalah:
*     Sebagai jaringan penyokong pertumbuhan meninggi pada batang dan memanjang pada akar.
*     Sebagai jaringan penyokong pertumbuhuan diameter batang.
*     Sebagai jaringan penyokong pertumbuhan organ perantara tanaman.

   Jaringan Dewasa
·      Jaringan dewasa yaitu jaringan tumbuhan yang tersusun atas sel-sel yang berhenti membelah dan sudah mengalami diferensiasi.
·        Ciri-ciri jaringan dewasa:
a)     Mempunyai seperti tidak adanya kegiatan pembelahan sel.
b)     Ukuran selnya lebih besar dari sel meristematik.
c)     Kadang selnya sudah mati.
d)     Ada ruang antar sel.
e)     Dinding sel mengalami penebalan sesuai dengan fungsinya.
f)      Sitoplasma dan vakuolanya besar.
·        Menurut fungsinya jaringan dewasa dibedakan menjadi empat yaitu,
1)     Jaringan pelindung (Epidermis)
Yaitu jaringan terluar dan menyelubungi permukaan tubuh tumbuhan. Jaringan epidermis tersusun atas satu lapis sel dengan susunan rapat tanpa ruang diatara selnya dan tidak memiliki krolofil. Epidermis berfungsi melindungi bagian dalam jaringan akar, penyerap air dan mineral (terutama daerah akar dan daun), menyekresi lapisan lilin atau kutikula yang dapat mencegah evaporasi (pada batang dan daun).
2)     Jaringan dasar (Parenkim)
Parenkim merupakan penyusun sebagian besar organ tumbuhan. Sel-sel penyusun parenkim berdinding tipis dan bersifat meristematis. Dan memiliki ruang antarsel yang berfungsi sebagai tempat pertukaran zat dan penyimpanan cadangan makanan.
3)     Jaringan penyokong (Sklerenkim dan Kolenkim)
Terdiri atas jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim. Jaringan kolenkim mempunyai ciri hampir sama dengan jaringan parenkim, bedanya sel-sel penyusun jaringan kolenkim mengalami penebalan sudut. Jaringan sklerenkim tersusun atas sel-sel yang seluruh dinding selnya menebal.
4)     Jaringan pengangkut (Xilem dan Floem)
Jaringan pengangkut terdiri atas xilem dan floem. Xilem terletak di batang dan berfungsi menyalurkan air dan mineral dari akar ke seluruh bagian tumbuhan, terutama daun. Pembuluh xilem, sel-sel penyusunnya telah mati. Dan jika floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. 

Itulah penjelasan yang dapat saya sampaikan tentang struktur jaringan pada tumbuhan. semoga bermanfaat!!

28 komentar:

  1. Sangat membantu kak! Makasih :")

    BalasHapus
  2. Kak aktif di blogger y
    Supaya bisa menambah wawasan

    BalasHapus
  3. Nice kak, sangat membantu dalam pengembangan wawasan

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Bagus kak sangat bermanfaat 👌🏻

    BalasHapus

TEORI BIOLOGI

TEORI ASAL-USUL KEHIDUPAN Add caption         Bagaimana makhluk hidup bisa ada di dunia ini?  Sebagian dari kalian pasti afa yan...