TEORI ASAL-USUL KEHIDUPAN
Bagaimana makhluk hidup bisa ada di dunia ini? Sebagian dari kalian pasti afa yang menjawab teori Bing Bang, teori Evolusi atau Pasti kalian mengiranya emang dari sananya. Nah, akan tetapi dalam ilmu biologi ternyata ada yang namanya teori asal-usul kehidupan. Dalam penjelasan kali ini semua pertanyaan kalian akan terjawab. Mari simak penjelasannya!!!!
Sejak dahulu sudah terdapat pendapat mengenai asal-usul kehiduoan dan mucul beberapa teori dan teori asal usul kehidupan ini akan kita bahas mulai urutan pertama yang mencakup:
1)
Teori
Abiogenesis (generatio spontanea)
v Menerangkan
bahwa asal mula makhluk hidup adalah dari benda mati.
v Contohnya
ikan dan katak berasal dari lumpur, cacing berasal dari tanah, lalat berasal
dari belatung dan belatung dari daging yang busuk, serta kuman berasal dari
makanan basi.
v Teori ini
dianut oleh ilmuwan terdahulu (klasik), yaitu antara lain Aristoteles (384-322
SM), kemudian diteguhkan pula oleh seorang Belanda bernama Antony van
Leuwenhoek pada tahun 1677dan John Nedham.
v Antony van Leuwenhoek
didukung oleh alat mikroskop temuannya yang dapat memperlihatkan kuman, sel
sperma, sel darah, dan lain-lain. Ia memperhatikan makhluk renik yang tumbuh
berasal dari jerami yang direndam, kuman berasal dari udara dan makanan basi.
v Teori
abiogenesis tersebut dianut selama lebih dari 20 abad tanpa ada sanggahan,
sampai orang mulai kritis dengan pertanyaan apa benar lalat muncul dari daging
busuk begitu saja tanpa ada peristiwa tertentu sebelumnya.
2)
Teori
Biogenesis
v Adalah teori
yang menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati.
v Pendukung
teori Biogenesis ini adalah:
1. Fransisco Redi
Francisco Redi adalah seorang ilmuwan
pendukung teori biogenesis berkebangsaan Italia, ia merupakan orang pertama
yang membantah teori Generatio Spontanea. Ia melakukan eksperimen untuk
mendapat fakta yang benar. Perangkat percobaan Francesco Redi menggunakan
daging segar yang diletakkan di dalam tiga tabung.
Perlakuan tabung I tidak ditutup dan
dibiarkan terbuka, tabung II ditutup rapat dan tabung III ditutup kain kasa. Setelah
beberapa hari Francisco Redi mendapatkan hasil eksperimen. Ternyata botol
tabung I terdapat banyak mikroba, tabung II tidak ada mikroba, dan tabung III terdapat
sedikit mikroba. Dari hasil eksperimen ini Francisco Redi kemudian membuat
kesimpulan bahwa mikroba yang berupa belatung yang terdapat pada daging
tersebut berasal dari telur-telur lalat yang ditinggalkan pada saat lalat
tersebut mengerumuni daging yang membusuk.
2. Lazzaro Spallanzani
Lazzaro Spallanzani adalah seorang tokoh
pendukung teori biogenesis dari Italia. Ia melakukan kegiatan eksperimen pada
tahun 1765, untuk menentang teori Nedham. Spallanzani mengadakan pembuktian
dengan air kaldu yang ditempatkan di dalam 3 tabung berbeda.Hasil percobaannya
sama dengan Francisco Redi, yaitu makhluk hidup berasal dari sesuatu yang
hidup. Spallanzani menjelaskan bahwa kegagalan percobaan Nedham karena Nedham
tidak merebus tabung cukup lama sampai semua organisme terbunuh dan Nedham juga
tidak menutup leher tabung dengan rapat sehingga masih ada organisme yang masuk
dan tumbuh.
Setelah dipanaskan, masing-masing wadah diberikan kondisi
yang berbeda: wadah yang pertama diberi penutup, sementara wadah satunya
dibiarkan terbuka.
Setelah didiamkan beberapa hari, terlihat bahwa di wadah
yang terbuka, kondisi air kaldu menjadi keruh dan aromanya busuk. Di sisi lain,
kondisi air kaldu pada wadah yang tertutup tetap jernih. Kok bisa? Ini terjadi
karena adanya aktivitas mikroorganisme yang berasal dari udara bebas.
3. Louis Pasteur
Louis Pasteur adalah seorang ilmuwan yang
dianggap sebagai pencetus teori biogenesis. Ia melakukan percobaan pada tahun
1864. Tujuan percobaan Pasteur adalah untuk menguji dan memperbaiki percobaan
dari Redi dan Spallanzani. Pasteur membuat labu berleher angsa, yang agak tertutup
namun masih dapat berhubungan dengan udara. Prinsip tabung ini adalah udara
dapat masuk ke dalam tabung, tapi debu akan menempel pada lengkungan leher
tabung.
Percobaan yang dilakukan oleh Pasteur adalah
merebus kaldu hingga mendidih kemudian kaldu tersebut didiamkannya beberapa
saat di dalam tabung leher angsa. Setelah beberapa hari, bakteri tidak tumbuh
pada kaldu tersebut, tetapi beberapa hari kemudian air kaldu sudah ditumbuhi
bakteri. Dari teori Pasteur inilah maka teori abiogenesis (Generatio spontanea)
tumbang. Sehingga disimpulkan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup
pula.
v Semboyan
Teori Biogenesis
Berdasarkan hasil percobaan para ilmuwan tersebut maka muncullah
teori baru yaitu teori Biogenesis yang menyatakan bahwa:
a. Omne vivum ex ovo =
setiap makhluk hidup berasal dari telur
b. Omne ovum ex vivo =
setiap telur berasal dari makhluk hidup
c. Omne vivum ex vivo = setiap makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya.
Nah!!! itulah penjelasan mengenai asal-usul kehidupan. Semoga pertanyaan anda dapat terjawab dalam pembahasan kali ini. Dan semoga juga dapat bermanfaat bagi kalian semua.




Makasih kak infonya. Nice kak
BalasHapusSama sama. Semoga bermanfaat yh
HapusTerus berkarya yh!💪
BalasHapusPasti
HapusMakasih kak udan nambah wawasan saya
BalasHapusMakasih infonya ya kak. Sngat berguna
BalasHapusMakasih kak wawasan nya
BalasHapusMakasih ,udah bantu ngerjain tugas
BalasHapusSama sama
HapusMantul put
BalasHapusSilahkan komen yh
BalasHapusWahhh makasih kak bisa nambah ilmu pengetahuan nih
BalasHapusMakasih kak. Sangat bermanfaat👍
BalasHapusnice sangat bermanfaat
BalasHapus